Tips Menghadapi Atasan Aneh

Posted: Oktober 11, 2010 in Uncategorized

Anda merasa tertekan dan stres saat bekerja karena menjadi bawahan atasan galak, aneh dan sulit diajak berkomunikasi ? Ada kalanya atasan seperti ini memiliki sifat yang buruk, pendendam, aneh serta sulit diduga, memiliki sikap yang menyimpang dan tidak berkelakuan seperti atasan yang wajar. Dr. Keith Ablow, seorang psikiater sekaligus kontributor FOX News memberikan lima tips untuk menghadapi atasan yang sulit diajak berkomunikasi dan ‘gila’ hingga Anda tidak perlu ikut ‘gila’ dan tetap waras saat menghadapi atasan semacam ini.

Lakukan intropeksi diri

Kemungkinan sumber masalahnya adalah Anda sendiri. Memang mudah mempersalahkan atasan Anda sebagai sumber dari stres yang Anda alami, tapi kadang sumber masalahnya bersumber dari diri kita sendiri.

Contohnya apabila Anda saat ini sedang menangani lebih dari satu pekerjaan, dan Anda berfikir bahwa ini adalah keinginan yang tidak masuk akal dari Atasan Anda, perasaan seperti ini bisa saja datang dari orang lain atau tempat lain yang terbawa ke pekerjaan Anda.

Tingkatkan Komunikasi

Dengan mengabaikan apakah situasi stres yang Anda alami adalah nyata atau pengaruh dari bagian hidup Anda yang lain, Anda seharusnya dapat belajar mengelola interaksi Anda dengan atasan. Komunikasikan setiap permasalahan perkerjaan Anda dengan baik dengan atasan.

Belajarlah dari atasan Anda karena bagaimana pun mereka adalah sosok yang berhasil sehingga dapat menjalankan bisnis tempat Anda bekerja saat ini.

Pilah dan pelajari tingkat kesulitan hubungan Anda dengan atasan

Dengan mengetahui dan mengharapkan suatu hubungan yang sulit dengan atasan Anda sebenarnya memiliki manfaat, karena kita dapat mengetahui lebih dalam mengenai sifat dan karakter atasan.

‘Tidak ada salahnya Anda mengetahui : 1. Akan terjadi kesulitan interaksi, 2. Anda bukan di posisi yang efektif untuk merubah situasi tersebut, 3. Bukan tugas Anda untuk menjadi ahli terapi untuk atasan Anda, 4. Aturlah batasan hingga Anda tidak menyinggung kebiasaan buruk dan keinginan-keinginan atasan Anda yang tidak masuk akal.

Bicaralah dengan rekan sekerja Anda untuk mengetahui dan mengukur kemampuan mereka bagaimana mereka menangani interaksi yang sulit dengan atasan.

Terus teranglah dengan atasan

Bicaralah dengan atasan agar mereka mengetahui kondisi seperti apa yang dapat membantu Anda bekerja dengan optimal. Contohnya, katakanlah ‘jika saja diwaktu yang akan datang saya bisa mendapatkan pemberitahuan kecil, maka saya yakin dapat bekerja dua kali lipat’.

Tahu kapan waktunya harus bicara dengan orang lain dan kapan harus bertahan

Saat keadaan semakin buruk karena perlakuan atasan, mungkin Anda ingin membicarakan hal ini kepada supervisor atasan Anda atau dengan seseorang di bagian personalia, Ablow menekankan bahwa hal ini dapat menimbulkan isu-isu di tempat Anda bekerja. Dalam beberapa kasus adakalanya pekerja cukup mengabaikan kondisi ini dan terusbekerja seperti biasa.

Ablow menambahkan, tidak semua lingkungan untuk semua orang jadi yakinkan diri Anda sebelum memasuki suatu lingkungan kerja – seperti halnya ‘menikah’, sebelum mengambil pekerjaan Anda harus yakin lebih dulu bahwa pekerjaan yang Anda ambil sudah sesuai dengan yang Anda harapkan atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s